Turunkan Angka Stunting, Darul Siska Usulkan Adanya ‘Reward and Punishment’

    Turunkan Angka Stunting, Darul Siska Usulkan Adanya ‘Reward and Punishment’
    Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska RDP Komisi IX DPR RI dengan Kepala BKKBN dan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI membahas percepatan penurunan stunting di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (5/4/2022).

     JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska mengusulkan pemerintah pusat untuk memberikan reward atau penghargaan bagi daerah-daerah yang berhasil menurunkan angka stunting dan punishment kepada daerah yang kurang optimal menurunkan stunting. Ia menilai, dengan adanya reward and punishment ini akan membuat para pejabat daerah tidak lagi menyepelekan masalah kesehatan, terutama stunting.  

    Hal itu ia sampaikan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI dengan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI yang membahas mengenai percepatan penurunan stunting sesuai Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (5/4/2022). 

    WARTA.CO.ID
    market.biz.id WARTA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Mestinya di (pemerintah) pusat ini membuat ada semacam reward dan punishment untuk daerah. Mungkin sudah harus dipikirkan oleh kita kalau program (penurunan stunting) ini diperlombakan di tingkat daerah. Sehingga, mereka yang sukses mencapai target penurunan sekian persen itu ada reward-nya, ” jelas Darul. 

    Terkait angka stunting yang cukup tinggi di beberapa daerah ini, politisi Partai Golkar tersebut menyampaikan usulannya dapat menjadi motivasi bagi para pejabat-pejabat di daerah untuk meningkatkan kinerjanya. Sebab, dari data yang disampaikan BKKBN, sejauh ini dari target penurunan stunting yang ditetapkan sebesar 14 persen pada 2024, hanya sekitar 3 persen saja yang baru tercapai di tahun 2022 ini. 

    Untuk tercapainya percepatan penurunan stunting, Darul menyoroti upaya sosialisasi ke masyarakat yang perlu ditinjau lebih lanjut. Menurutnya, program sosialisasi yang kini dilaksanakan perlu ditingkatkan dengan membuat panduan booklet, dan disarankan untuk petugas sosialisasi agar menyederhanakan penggunaan bahasanya. Sehingga, informasi yang dijelaskan dapat lebih mudah dipahami masyarakat. 

    “Perlu semacam booklet tentang apa saja yang harus disampaikan waktu sosialisasi itu, sehingga masyarakat yang diajak berkomunikasi paham secara lengkap apa langkah-langkah yang dilakukan. Penggunaan bahasa saya kira harus disederhanakan, kata intervensi di kampung saya tuh ‘Apa itu intervensi? Semacam apa?’ begitu, ini bahasa-bahasa yang perlu dibuat sesederhana mungkin, ” usul legislator dapil Sumatera Barat I ini. 

    NEWSPAPER.CO.ID
    market.biz.id NEWSPAPER.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sebelumnya, Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes menyampaikan intervensi spesifik dalam percepatan penurunan stunting sudah dilakukan untuk mencapai target yang ditetapkan pada Perpres Tahun 2022. Adapun, pemenuhan kegiatan intervensi spesifik tahun 2022 diantaranya; pemenuhan kebutuhan intervensi TTD, skrining anemia dan makanan tambahan terpenuhi di tahun 2022, peningkatan kapasitas dilaksanakan di tingkat pusat sampai Puskesmas dan pengadaan alat antropometri tahun 2022 sejumlah 42.510 melalui DAK Fisik dan akan dipenuhi di seluruh Posyandu pada tahun 2023. 

    Kegiatan intervensi spesifik telah sejalan dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh BKKBN terkait integrasi sistem informasi e-PPGBM (Aplikasi Surveilans Gizi) dengan Sistem Informasi BKKBN, pelaksanaan edukasi, pendampingan, monitoring dan evaluasi kegiatan. (rnm, ann, ps/sf)

    NAGARI.CO.ID
    market.biz.id NAGARI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    DARUL SISKA DPR RI KOMISI IX GOLKAR
    Publikkaltim.com

    Publikkaltim.com

    Artikel Sebelumnya

    Puan Maharani: Pemulihan Ekonomi Transisi...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Suferi verified

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 5

    Postingan Tahun ini: 50

    Registered: Apr 8, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 17

    Registered: Jul 17, 2020

    Mulyadi Umar.

    Mulyadi Umar.

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 4

    Registered: Jun 15, 2022

    Karmel

    Karmel verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 1

    Registered: Nov 23, 2021

    Profle

    Suferi verified

    Pendiri KAMIJO Ucapkan Turut Berduka Cita Atas  Wafatnya Almarhum Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo 
    Nusantara Center Bakal Usung Erick Thohir Jadi Capres 2024 
    Di Hadapan Presiden Jokowi, Kapolri Ungkap Makna Dibalik Tema HUT Bhayangkara ke-76 
    Dinilai Tak Mampu Bayar Hutang Rp 20 Miliar,  Kreditor Gugat 3 Perusahaan di PN Jakarta

    Rekomendasi

    Dihadapan Presiden Jokowi, Kapolri Ungkap Makna Dibalik Tema HUT Bhayangkara ke-76 
    Indonesia Akan Punya 3 Provinsi Baru, Tokoh Papua: Semoga Masyarakat Papua Lebih Leluasa
    Kepala Pusat Riset Pemerintah Dalam Negeri BRIN Harap Pemekaran Wilayah di Papua Jadi Solusi Mengatasi Konflik
    BRIN Dorong Percepatan Pembangunan di Papua Harus Dibarengi Pemekaran
    Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN Jamin Pemekaran 3 Provinsi Papua Perbaikan Kesejahteraan Rakyat

    Ikuti Kami