Waspada PMK, Nabil Haroen Imbau Masyarakat Sembelih Hewan Kurban di RPH

    Waspada PMK, Nabil Haroen Imbau Masyarakat Sembelih Hewan Kurban di RPH
    Anggota Komisi IX DPR Muchamad Nabil Haroen

    JAKARTA - Menjelang Iduladha 1443 H, Anggota Komisi IX DPR Muchamad Nabil Haroen mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk melakukan penyembelihan hewan kurban di rumah potong hewan (RPH) dan tetap menjaga protokol kesehatan. Hal ini terkait dengan merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan ternak termasuk sapi, kambing dan domba yang kerap dipilih sebagai hewan kurban di Indonesia saat momentum Hari Raya Kurban, selain itu juga karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

    “Saya juga ingin mengimbau kepada masyarakat untuk bagaimana ketika di musim kurban ini untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan, kemudian memotong hewan kurban itu juga bisa dilakukan di tempat-tempat yang relatif aman ya! Seperti tadi disampaikan oleh Pak Tulus (Ketua Harian YLKI) misalnya dipotong di RPH itu jauh lebih aman daripada dipotong di tempat-tempat seperti biasa, ” ujar Gus Nabil saat menjadi narasumber dalam diskusi ‘Dialektika Demokrasi’ yang bertema "Jelang Iduladha 1443 H, Amankah Hewan Kurban di Tengah PMK?” di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (16/6/2022). 

    Gus Nabil memahami secara bahwa kultural dan kebiasaan, umumnya penyembelihan hewan kurban dilakukan di masjid dan mushola dengan lokasi yang biasanya berada disekitar pemukiman. Meski berbagai pihak telah menyatakan bahwa tidak ada transmisi virus tersebut dari hewan ke manusia, namun Gus Nabil meminta masyarakat untuk tetap waspada. “Memang rasanya kurang afdal ya, kalau kemudian misalnya ada kurban kemudian tidak dipotong di masjid atau di musala. Memang memang ada perasaan, rasa tidak puas tapi ketika musim wabah seperti ini ya mencegah itu lebih baik, ” tandasnya.

    Meski dirasa tak mudah namun, politisi PDI-Perjuangan tersebut mengaku optimis jika hal tersebut dapat dilakukan terlebih jika pemerintah bisa mengambil ketegasan dan mau menggandeng ormas-ormas islam untuk menyosialisasikan hal tersebut. Menurutnya organisasi kemasyarakatan memiliki gerakan akar rumput yang kuat yang sebenarnya bisa diberi kepercayaan untuk menjadi perpanjangan tangan bagi pemerintah untuk mensosialisasikan kebijakan ke masyarakat.

    Sebelumnya, Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan bahwa pemotongan hewan yang paling aman sebaiknya dilakukan di rumah potong hewan. Hal tersebut dengan pertimbangan meminimalisir pergerakan hewan ternak sehingga memperkecil kemungkinan terinfeksi maupun menginfeksi.

    “Kalau menurut Undang-Undang Peternakan sebenarnya yang paling aman, baik pada kondisi wabah atau tidak itu (penyembelihan dilakukan) di RPH, rumah pemotongan hewan, apalagi dalam kondisi wabah hari ini, ” katanya.

    “Jadi tempat pemotongan hewan itu harus betul-betul yang sangat aman. Ya tadi, ketika dia memotong itu nanti proses transmisinya akan semakin luas baik karena pergerakan hewan itu ataupun ketika dagingnya dicuci dan segala macam. Jadi sebisa mungkin pemotongannya betul-betul dilokalisir di tempat-tempat yang aman sehingga tidak menyebarkan ke ternak lainnya dan juga, ” jelas Tulus dalam diskusi yang turut menghadirkan Anggota Komisi IV DPR RI Luluk Nur Hamidah (Anggota F-PKB DPR RI) tersebut. (uc/sf)

    Muchamad Nabil Haroen KOMISI IX DPR RI PDIP
    Publikkaltim.com

    Publikkaltim.com

    Artikel Sebelumnya

    Zainuddin Maliki: Pariwisata Kabupaten Malang...

    Artikel Berikutnya

    Sufmi Dasco Minta Komisi II Kaji Penggunaan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Suferi verified

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 5

    Postingan Tahun ini: 50

    Registered: Apr 8, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 17

    Registered: Jul 17, 2020

    Lukman Hakim

    Lukman Hakim verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Jul 10, 2020

    Mulyadi Umar.

    Mulyadi Umar.

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 4

    Registered: Jun 15, 2022

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Audiensi Pewarna Indonesia Bersama Dewan Pers Upaya Menjaga Kualitas Jurnalis yang Handal dan Terpercaya
    Pendiri KAMIJO Ucapkan Turut Berduka Cita Atas  Wafatnya Almarhum Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo 
    Nusantara Center Bakal Usung Erick Thohir Jadi Capres 2024 
    Dinilai Tak Mampu Bayar Hutang Rp 20 Miliar,  Kreditor Gugat 3 Perusahaan di PN Jakarta

    Rekomendasi

    Ombudsman RI Temukan 3 Maladministrasi Dalam Pelayanan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
    Tokoh Papua Asal Biak: Mayoritas Masyarakat Papua Dukung Pemekaran
    Dihadapan Presiden Jokowi, Kapolri Ungkap Makna Dibalik Tema HUT Bhayangkara ke-76 
    Indonesia Akan Punya 3 Provinsi Baru, Tokoh Papua: Semoga Masyarakat Papua Lebih Leluasa
    Kepala Pusat Riset Pemerintah Dalam Negeri BRIN Harap Pemekaran Wilayah di Papua Jadi Solusi Mengatasi Konflik

    Ikuti Kami