Tony Rosyid: Terlempar dari PBNU, Akankah Suara PKB Gembos?

    Tony Rosyid: Terlempar dari PBNU, Akankah Suara PKB Gembos?

    JAKARTA - Muktamar NU telah usai. Gus Yahya Staquf terpilih jadi Ketum PBNU. Kiai Said Agil Siraj dan Kiai As'ad tersingkir.

    Dimana posisi Muhaimin Iskandar? Cak Imin, panggilan akrab ketum PKB ini berada di kubu Kiai Said Agil Siraj. Karena kalah, orang-orang Cak Imin kabarnya tak diberi tempat di Kepengurusan PBNU.

    WARTAHAJI.COM
    market.biz.id WARTAHAJI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Bulan lalu, PKB kena semprot dari PBNU. Safari politik Cak Imin di PCNU Sidoarjo dan Banyuwangi membuat PBNU berang. Akibat safari politik Cak Imin, ketum PBNU Gus Yahya Staquf panggil kedua ketua PCNU tersebut. Keduanya diminta klarifikasi karena telah menerima Cak Imin. 

    Ini teguran keras. Warning! Seolah memberi pesan: Jangan ada lagi PCNU yang terima Cak Imin. 

    OTOSATU.COM
    market.biz.id OTOSATU.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Gus Yahya Staquf menegaskan PBNU akan menjaga jarak dengan kepentingan politik praktis. PBNU, tegas Gus Yahya, tidak boleh menjadi alat politik manapun, termasuk PKB.

    Ketegasan Gus Yahya seolah menjadi antitasa dari kepengurusan PBNU sebelumnya yang oleh publik dianggap terlalu jauh terlibat dalam politik praktis. Bahkan secara tersirat bisa dimaknai bahwa "seolah-olah" PBNU yang lalu terkesan menjadi alat politik PKB. 

    Publik bertanya-tanya: apakah ini tanda bahwa NU ingin benar-benar kembali ke khittah dengan menjauhkan diri dari praktek-praktek politik praktis? Atau ini hanya terkait dengan Cak Imin? 

    Apakah PBNU bersikap tegas ke politik praktis, atau semata-mata keras terhadap PKB-nya Cak Imin? Apakah ini upaya untuk pressure kepada Cak Imin dengan satu pesan: bahwa orang NU tak ingin lagi PKB dipimpin oleh Cak Imin? 

    Black Coffee
    market.biz.id Black Coffee
    18% Rp 4.500
    Beli sekarang!

    Mengingat keterlibatan PKB dalam setiap muktamar PBNU, maka pertanyaan-pertanyaan di atas menjadi sangat relevan. Dan pertanyaan-pertanyaan ini suatu waktu akan terjawab. Boleh jadi jawaban muncul setelah ada suksesi kepemimpinan di PKB. Juga akan terlihat dalam sikap PBNU di Pilpres dan Pileg 2024. 

    Sejarah mencatat bahwa NU adalah organisasi yang perannya paling sentral dalam melahirkan dan membesarkan PKB. Jika kader-kader PKB tersingkir dari PBNU, dan ada upaya terus menjauhkan NU dari PKB, akankah hal ini punya pengaruh terhadap elektabilitas partai yang didirikan Gus Dur ini?

    XPOS.CO.ID
    market.biz.id XPOS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Hubungan dis-harmoni antara PKB dengan PBNU akan menguntungkan bagi partai lain, terutama PPP. Para pemilih PKB dan PPP beririsan. Mereka yang lari dari PKB kemungkinan sebagian akan hijrah ke PPP. Apalagi saat ini, partai ka'bah sedang gencar dalam pemberitaan, terutama sejak kerap mengundang Anies Baswedan. 

    Jakarta, 2 Pebruari 2022

    Tony Rosyid

    Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

    Tony Rosyid PKB PBNU
    Publikkaltim.com

    Publikkaltim.com

    Artikel Sebelumnya

    Kapolri Tinjau Pelaksanaan Akselerasi Vaksinasi...

    Artikel Berikutnya

    Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Eksportir...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Agung widodo verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 7

    Postingan Tahun ini: 7

    Registered: May 4, 2021

    Muhamad Ali

    Muhamad Ali verified

    Postingan Bulan ini: 5

    Postingan Tahun ini: 61

    Registered: Nov 30, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 4

    Registered: Apr 25, 2022

    Wahyudi Arief Firmanto

    Wahyudi Arief Firmanto verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 3

    Registered: Jun 2, 2022

    Profle

    Mulyadi Umar.

    Warga Keluhkan Kerusakan dan Debu di Jalan Trans Sangatta
    Suasana Haru Warnai Penamatan dan Perpisahan TK Nurul Ikhsan
    Waka Polri Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di Kediri
    Tiga Suku Besar di Rendu Butowe Tanggapi Desakan IPW atas Pengakuan Fiksi Theus Bui

    Rekomendasi

    Presiden Jokowi Disambut Presiden Zelenskyy di Istana Maryinsky
    Proses Hukum Harus Berjalan Meski Pemintaan Maaf Hotman Paris Sebagai Cerminan Gentleman Lawyer
    Presiden Jokowi dan PM Modi Bahas Penguatan Kerja Sama Pangan
    Presiden Jokowi: G7 dan G20 Harus Segera Atasi Krisis Pangan
    Disinyalir Gelapkan Uang Nasabah, Koperasi GACI dan PT FSA Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya

    Ikuti Kami