Tony Rosyid: Anies Paling Berpeluang jadi Presiden 2024-2029

    Tony Rosyid: Anies Paling Berpeluang jadi Presiden 2024-2029
    Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta

    JAKARTA - Di antara nama kandidat presiden yang muncul, Anies yang paling banyak dibicarakan publik. Makin lama, makin populer. Elektabilitasnya pun berpotensi untuk terus naik. Dilihat dari trend selama ini, Anies yang paling berpeluang untuk menjadi presiden RI 2024-2029. Bagaimana mengkalkulasinya? 

    Pertama, survei tentang Anies natural, gak ada rekayasa. Survei dilakukan oleh lembaga-lembaga survei yang tidak terikat dan tanpa biaya dari Anies. Bukan survei pesanan. Hasilnya? Tembus dua digit. Padahal, Anies tidak punya tim, dan belum melakukan branding. 

    OMBUDSMAN.CO.ID
    market.biz.id OMBUDSMAN.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Kedua, masyarakat menaruh harapan besar terhadap Anies. Ini dapat dilihat dari antusiasme publik terhadap Anies. Apapun berita terkait Anies banyak mendapat respon publik. Anda bisa cek media. 

    Setiap ada upaya mendiskreditkan Anies, reaksi publik luar biasa besar. Ada semacam "gelombang perlawanan" terhadap mereka yang memusuhi dan menyerang Anies. Mereka "tanpa disadari" telah menjadi pasukan pembela Anies. Dan ini menyebar di berbagai daerah. Ini terjadi secara organik. Tidak ada yang mengendalikan dan menggerakkan. 

    OPINIPUBLIK.ID
    market.biz.id OPINIPUBLIK.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Ketiga, deklarasi Anies for Presiden begitu cepat merebak dan merata di semua daerah. Relawan Anies sangat banyak dan beragam. Para relawan membentuk sekoci-sekoci masing-masing secara organik. Ada banyak nama relawan Anies, mulai nama ANIES (Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera), Sobat Anies, Kawan Anies, ABC (Anies Baswedan Club) yang memiliki relawan di 24 provinsi, Milenial Anies Sulsel dan Sulteng, Satria, ABF (Anies Baswedan Fans), GAS (Gerakan Arek Suroboyo), Rapi (Relawan Anies Presiden Indonesia) Kalimantan, KRPB, Urang Awak Sumbar, Jawara Banten, dan banyak lagi. Terlalu panjang kalau semua disebutkan satu persatu dalam tulisan ini.

    Ini menunjukkan bahwa rakyat sedang bergerak secara organik untuk mengupayakan agar Anies di 2024 menjadi pemimpin bangsa.

    Pizza Hut Black Pizza
    market.biz.id Pizza Hut Black Pizza
    6% Rp 1.750
    Beli sekarang!

    Keempat, Anies punya begitu banyak kontens yang nantinya dapat menjadi modal untuk diiklankan ke publik. Kontens yang dimaksud adalah hasil kerja, prestasi dan penghargaan yang diterima Anies selama lima tahun memimpin Jakarta. Dalam hal ini, Anies terlihat menonjol dan melampaui umumnya kepala-kepala daerah yang lain. 

    Kelima, Anies punya kekuatan narasi. Ini besar pengaruhnya saat debat capres. Ada lima kali debat capres-cawapres yang diadakan oleh KPU. Mayoritas rakyat akan nonton debat ini. Mereka menyimak dan membincangkan setelahnya. Di warung kopi, obrolan tukang becak, kongkow para petani di sawah, diskusi ringan para pegawai rendahan hingga tingkat manajer dan direktur, semua akan bicara tentang hasil debat. Di sini Anies punya magnet dan kekuatan. Narasi Anies diprediksi mampu menjangkau hati dan persepsi publik.

    Nasi Goreng Campur
    market.biz.id Nasi Goreng Campur
    60% Rp 3.000
    Beli sekarang!

    Debat inilah yang pernah saya jadikan sebagai variabel ketika mengkalkulasi "pilgub DKI 2017". Sehari sebelum putaran pertama pilgub DKI, saya menulis artikel dengan judul "Ahok Tamat, Anies Berkibar, AHY Pemimpin Masa Depan". Maksudnya, AHY akan kalah, tapi punya kesempatan kedepan. Usia AHY masih muda, akan selalu ada kesempatan jika tidak salah langkah.

    Analisis saya soal pilgub DKI 2017 sempat dicibir oleh sejumlah teman aktifis. Saat itu, elektabilitas Anies paling buncit. Jauh dari Ahok dan AHY. Mereka yakin AHY yang akan menang. Faktanya, "sunnatullah" bisa dijelaskan dengan standar ilmiah bahwa Anies Baswedan yang menang. Dalam konteks ini, identifikasi variabel mesti tepat. 

    Cortado steamed milk
    market.biz.id Cortado steamed milk
    9% Rp 2.300
    Beli sekarang!

    Kepada temen-temen di salah satu group WA yang meyakini Ahok bakal menang, di situ ada Eva Sundari dan Guntur Romli, saya bilang kepada mereka: 1 miliar aku siapin kalau Ahok menang. Faktanya, Ahok memang kalah. Ini semata hanya soal kalkulasi yang masing-masing kita punya keyakinan. 

    Bicara AHY 2017, mirip Ganjar Pranowo saat ini. Elektabilitasnya lumayan tinggi, tetapi rentan. Ganjar tidak memiliki pondasi atas elektabilitasnya. Tidak ada kekuatan dalam diri Ganjar yang bisa diiklankan ke publik untuk menaikkan elektabilitasnya. Ganjar butuh support pihak lain, misalnya PDIP atau Pak Jokowi. Tanpa support unsur luar, elektabilitas Ganjar akan stagnan dan tidak berubah. Akan segitu-gitu aja. 

    Ganjar kartu mati. Hanya hidup jika disupport pihak lain. Kalau PDIP tidak memberi tiket ke Ganjar dengan semua mesin politiknya, atau Pak Jokowi tidak all out dukung Ganjar dengan semua akses kekuasaannya, Ganjar sulit untuk diharapkan. 

    Seperti AHY 2017, elektabilitasnya langsung tinggi, karena berbasis pada dukungan psikologis dan sosiologis. AHY ganteng, cool dan anak SBY (mantan presiden dua periode). Enak dilihat. Secara psikologis, ini daya tarik. Secara sosiologis, AHY keturunan Jawa dan wakilnya dari Betawi. Pemilih di Jakarta paling panyak dari Jawa, dan jumlah warga Betawi juga cukup besar. Saat pasangan AHY-Silvie diumumkan, elektabilitasnya langsung melejit. Tapi, karena elektabilitas ini diperoleh dari unsur luar, maka menjadi sangat rentan. Terbukti, elektabilitas AHY kemudian merosot. 

    Beda dengan Ganjar dan AHY, Anies punya kekuatan di dalam dirinya. Anies punya track record, narasi, kemampuan dalam melahirkan gagasan dan solusi yang melampaui umumnya kandidat lain. Anies hanya butuh tiket dan dukungan partai. Kalau syarat ini didapat, Anies akan landing. 

    Lima alasan di atas cukup untuk mengatakan bahwa Anies paling berpeluang dan potensial menjadi presiden RI 2024-2029.

    Jakarta, 8 Januari 2022

    Tony Rosyid

    Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

    Updates

    Updates

    Artikel Sebelumnya

    Presiden: Pemerintah Cabut 2078 Izin Perusahaan...

    Artikel Berikutnya

    Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Eksportir...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Suferi verified

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 5

    Postingan Tahun ini: 50

    Registered: Apr 8, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 2

    Postingan Tahun ini: 17

    Registered: Jul 17, 2020

    Lukman Hakim

    Lukman Hakim verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 5

    Registered: Jul 10, 2020

    Mulyadi Umar.

    Mulyadi Umar.

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 4

    Registered: Jun 15, 2022

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Audiensi Pewarna Indonesia Bersama Dewan Pers Upaya Menjaga Kualitas Jurnalis yang Handal dan Terpercaya
    Nusantara Center Bakal Usung Erick Thohir Jadi Capres 2024 
    Pendiri KAMIJO Ucapkan Turut Berduka Cita Atas  Wafatnya Almarhum Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo 
    Dinilai Tak Mampu Bayar Hutang Rp 20 Miliar,  Kreditor Gugat 3 Perusahaan di PN Jakarta

    Rekomendasi

    Ombudsman RI Temukan 3 Maladministrasi Dalam Pelayanan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
    Tokoh Papua Asal Biak: Mayoritas Masyarakat Papua Dukung Pemekaran
    Dihadapan Presiden Jokowi, Kapolri Ungkap Makna Dibalik Tema HUT Bhayangkara ke-76 
    Indonesia Akan Punya 3 Provinsi Baru, Tokoh Papua: Semoga Masyarakat Papua Lebih Leluasa
    Kepala Pusat Riset Pemerintah Dalam Negeri BRIN Harap Pemekaran Wilayah di Papua Jadi Solusi Mengatasi Konflik

    Ikuti Kami