Tony Rosyid: Anies Baswedan dan 'Politik Dialektika'

    Tony Rosyid: Anies Baswedan dan 'Politik Dialektika'
    Anies Baswedan, PhD

    JAKARTA - Istilah dialektika pertama kali diperkenalkan oleh filosof Jerman bernama Georg Wilhem Friedrich Hegel (1770-1831 M). Dialektika mendapatkan akar teoritisnya pada konsep aufheben. Artinya: menghapus, melestarikan dan melampaui.

    Menghapus yang tidak baik, melanjutkan dan melestarikan yang baik, lalu melampauinya dengan sesuatu yang lebih baik.

    NEWSRELEASE.CO.ID
    market.biz.id NEWSRELEASE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Organisasi Nahdlatul Ulama atau dikenal dengan sebutan NU juga menggunakan teori dialektika ini. Di NU ada istilah: "Al-muhafadatu alal qadim as-shalih wal akhdu bil jadid al-aslah". Melestarikan peninggalan yang baik dan melahirkan sesuatu yang baru dan lebih baik.

    Dalam prinsip dialektika akan lahir tesis, anti tesis, dan anti tesis-anti tesis berikutnya. Sejarah terus berkembang dalam dinamika dialektika, sehingga melahirkan kemajuan demi kemajuan. Dan perkembangan ini tidak bisa dihentikan, termasuk oleh Karl Marx (1818-1883 M) yang menawarkan komunisme sebagai tesis. Dialektika materialisme Marx gagal menghentikan proses dinamis sejarah. Karena sejarah, sampai kapanpun, tak akan pernah bisa dihentikan mesin lokomotifnya oleh hayalan Marx tentang ideologi komunisme. Dan Marx, dengan paham materialisme industrial, telah gagal menyesatkan dan melakukan sabotase terhadap teori dialektikanya Hegel. 

    NEWSPAPER.CO.ID
    market.biz.id NEWSPAPER.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dalam dialektika tidak mengenal tesis. Kecuali itu bagian dari antitesis yang menjadi pijakan dan tahapan untuk proses lahirnya antitesis-antitesis berikutnya.

    Begitulah hukum sejarah berjalan. Dinamis, dan terus berproses tanpa henti sampai bumi ini tak berpenghuni. 

    KAMPAI.CO.ID
    market.biz.id KAMPAI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dalam konteks politik praktis, terlihat Anies Baswedan juga salah seorang  penganut teori dialektika. Sebagai Gubernur DKI, Anies meneruskan, melanjutkan dan melestarikan program-program yang baik dari para pendahulunya. Apakah program itu masih dalam rencana dan janji, atau sudah mulai dikerjakan.

    MRT/LRT adalah program yang sudah dimulai sejak era Gubernur Sutiyoso. Digarap intens di era Gubernur Jokowi, dan dituntaskan oleh Anies, sampai beroperasi. Di era Anies, seluruh moda transportasi di ibu kota dihubungkan dalam program Jaklingko. Angkot, busway, MRT/LRT nyambung. Bahkan sebagian stasiun kereta api milik PJKA, juga sudah disambungkan. Kerjasama pusat-daerah berjalan dengan baik. Inilah praktik dialektika.

    Dalam mengatasi banjir, program normalisasi era gubernur sebelumnya dilanjutkan. Sembari melanjutkan, Anies membuat program naturalisasi dengan sumur resapan. Meskipun untuk tahun 2022 diganjal anggarannya oleh pimpinan dewan, sehingga tak berlanjut. Sayang sekali! Ada yang takut Anies berhasil mengatasi banjir DKI. 

    Stadion untuk Persija sudah dijanjikan sejak Gubernur Sutiyoso. Meski Ahok menganggap itu bukan tanggung jawab Pemprov DKI, sehingga tidak dianggarkan. Oleh Anies, stadion itu dibangun sedemikian megah. Namanya Jakarta International Stadium (JIS). Gak kalah megahnya dengan stadion Real Madrid dan Barcelona di Spanyol Eropa. Dua tim raksasa sepekbola dunia. Anies merealisasikan janji Sutiyoso atau Bang Yos tersebut. 

    WIRAUSAHA.CO.ID
    market.biz.id WIRAUSAHA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Seorang pemimpin itu bertugas pertama, melanjutkan dan melestarikan. Apa yang baik harus diteruskan. Apalagi itu terkait program jangka panjang. Ada program yang tidak selesai dibangun selama 5-10 tahun. Jika itu baik, dibutuhkan dan bermanfaat besar untuk kepentingan rakyat, harus diteruskan dan dituntaskan. Tak ada alasan untuk tidak menuntaskan. 

    Kedua, tugas pemimpin itu mengembangkan dan memajukan. Di sini, perlu kecerdasan, kreativitas dan keberanian. Seorang pemimpin mesti punya terobosan-terobosan baru yang cerdas, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan pada zamannya, bahkan tantangan dan kebutuhan untuk masa depan rakyat sepninggalnya. Pemimpin mesti nenjawab bukan saja kebutuhan rakyat hari ini, tapi juga kebutuhan rakyat untuk puluhan, ratusan hingga ribuan tahun kedepan.

    Para Nabi membangun peradaban untuk kebutuhan umat manusia ribuan tahun sepeninggal mereka. 

    Seberapa lama program seorang pemimpin mampu bertahan sepeninggalnya, di sinilah tingkat kecerdasan seorang pemimpin tersebut akan diukur. Anies punya kekuatan di aspek ini.

    Anies, selain pandai menghargai dan menghormati pendahulunya dengan merealisasikan janji yang belum sempat ditunaikan dan menuntaskan program yang belum terselesaikan, gagasan inovatif Anies seringkali menjadi terobosan baru dalam menyelesaikan persoalan dan memenuhi kebutuhan rakyat.

    "Politik Dialektika" Anies ketika memimpin ibu kota menjadi track record yang tidak hanya perlu diapresiasi, tapi mesti dijadikan landasan yang konsisten jika kelak takdir menyerahkan nasib Indonesia ini kepadanya. 

    Jakarta, 1 Maret 2022

    Tony Rosyid

    Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

    Publikkaltim.com

    Publikkaltim.com

    Artikel Sebelumnya

    Tony Rosyid: Bersama Rakyat, PDIP-PKS Tolak...

    Artikel Berikutnya

    Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Eksportir...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Mulyadi Umar verified

    Aleks Waine

    Aleks Waine verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 3

    Registered: Dec 8, 2021

    Agung widodo

    Agung widodo verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 45

    Registered: Apr 8, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 15

    Registered: Jul 17, 2020

    Fahmi

    Fahmi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 7

    Registered: Mar 23, 2022

    Rekomendasi

    Ketua MUI Paser Tolak Putusan Izin Nikah Beda Agama.
    Ombudsman RI Temukan Potensi Maladministrasi Dalam Proses Peralihan Pegawai BRIN
    Pencegahan Korupsi Berkelanjutan, KPK Kembali Gelar SPI Mulai 1 Juli 2022
    Pemerintah Tetapkan Iduladha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022
    Pangdam III/Siliwangi Sambut Kepulangan Prajurit Yonif 315/Garuda, Satgas Satuan Organik di Wilayah Papua

    Ikuti Kami